<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom">
		<id>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/issue/feed</id>
	<title>STIMULUS: International Journal of Communication and Social Sciences</title>

																																<updated>2023-06-07T00:00:00+08:00</updated>

				<author>
			<name>Hendra Syahputra</name>
						<email>hsyahputra@ar-raniry.ac.id</email>
					</author>
	
	<link rel="alternate" href="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/feed/atom" />

	
		
	<generator uri="http://pkp.sfu.ca/ojs/" version="2.4.8.1">Open Journal Systems</generator>
				
	<subtitle type="html">&lt;table width=&quot;729&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align=&quot;left&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;ISSN:  (online)&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;ISSN:  (print)&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;DOI: &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;URL: &lt;/strong&gt; &lt;a href=&quot;/index.php/stimulus/index&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://http://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/index&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;strong&gt;Stimulus:  International Journal of Communication and Social Sciences&lt;/strong&gt; is annually published by Communication and Boardcasting Department of UIN Ar-raniry Banda Aceh, in cooperation with Dakwah and Communication Faculty of UIN Sunan Gunung Djati Bandung.This Academic Journal publishes original researches in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies on communication studies related to social and cultural context in Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The study focus of &lt;strong&gt;Stimulus:  International Journal of Communication and Social Sciences&lt;/strong&gt; are (but not limited to):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;▌Media Studies ▌Social Media Analysis&lt;br /&gt;▌Communication ▌Communication Psychology&lt;br /&gt;▌Education ▌Ethics ▌Anthropology ▌Business Studies&lt;br /&gt;▌Communication Studies ▌Corporate Governance&lt;br /&gt;▌Cross Cultural Studies ▌Philosophy&lt;br /&gt;▌Political Science ▌Population Studies&lt;br /&gt;▌Human Rights  ▌Sociology ▌Social Welfare ▌Linguistics&lt;br /&gt;▌Literature Studies ▌Religious Studies  ▌History  ▌Industrial Relations&lt;br /&gt;▌Information Science  ▌International Relations&lt;br /&gt;▌Development Studies  ▌Library Science&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every received article should follow Author guideline. Any submitted paper will be reviewed by reviewers. Review process employs Double-blind Review that the reviewer does not know the identity of the author, and the author does not know the identity of the reviewers.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Stimulus:  International Journal of Communication and Social Science&lt;/em&gt;s&lt;/strong&gt; has become a &lt;a href=&quot;http://www.crossref.org/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;strong&gt;CrossRef Member&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; since the year 2019. Therefore, all articles published by &lt;strong&gt;I&lt;em&gt;Stimulus:  International Journal of Communication and Social Science&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; will have unique DOI number.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Stimulus:  International Journal of Communication and Social Science&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;indexed by:&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;width: 20px;&quot;&gt;&lt;img src=&quot;/public/site/images/nuruli/Cover_Stimulus.png&quot; alt=&quot;&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;</subtitle>

						<entry>
								<id>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5331</id>
				<title>INTEGRASI DAKWAH MUSLIM DI ACEH SINGKIL</title>
				<updated>2019-10-07T15:43:50+08:00</updated>

				
									<author>
						<name>Rusna Wati</name>
													<email>roesna1977@gmail.com</email>
											</author>
									<author>
						<name>Cut Ayu Mauidhah</name>
													<email>mauidhahcutayu@yahoo.com</email>
											</author>
								<link rel="alternate" href="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5331" />

									<summary type="html" xml:base="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5331">&lt;p&gt;Ada banyak cara dalam menyebarluaskan agama, salah satunya dengan berdakwah. Seiring dengan perkembangan zaman, gaya berdakwah pun berubah tidak lagi kaku. Berdakwah tidak harus kaku dan terfokus dalam mesjid . namun bisa juga dengan gaya santai yang dikaitkan dengan keseharian. Islam di seluruh dunia berkembang tidak bisa dilepas dari kebudayaan masyarakat. Dakwah efektif atau tidak bisa dinilai dari sejauh mana efektivitas komunikasi di antara mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aceh salah satu wilayah yang beranekaragam budaya dan agama di dalamnya. Islam adalah agama yang mayoritas di anut oleh masyarakat Aceh. Namun, ada beberapa daerah di Aceh yang minoritas muslimnya, seperti Aceh Singkil. Jika dilihat daerah tersebut masuk kepada mayoritas muslim, namun ada desa-desa tertentu di wilayah tersebut minoritas Islamnya, seperti daerah-daerah perbatasan itu sangat banyak masyarakat non muslim. Sehingga di saat menyebarkan dakwah pun harus dengan melihat situasi di desa tersebut. Aceh Singkil dan Subulussalam memang sangat rawan dengan Kristenisasi. Beberapa wilayah di dua kabupaten ini telah didominasi oleh warga Kristen pribumi yang sebelumnya beragama Islam maupun warga Kristen yang berasal dari Sumatera Utara dan telah menjadi warga menetap di situ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data, semua data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan mempergunakan metode &lt;em&gt;deskriptif&lt;/em&gt; analisis sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Setelah data-data dan informasi tersebut terkumpul sebagaimana yang diperlukan, melalui observasi, wawancara dan maka selanjutnya, data dan informasi tersebut dianalisis deskriptif dengan menggambarkan situasi yang terjadi. Semua informasi melalui wawancara dan observasi penulis menganalisis serta merangkai dan &lt;em&gt;mendeskripsikan&lt;/em&gt; dalam bentuk karya ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dakwah muslim di Aceh Singkil dengan cara lemah lembut serta mempelajari budaya daerah tersebut agar tidak terjadinya konflik antar umat Beragama.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;left&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kata Kunci&lt;/strong&gt;: Integrasi Dakwah, Muslim, dan Aceh Singkil&lt;/p&gt;</summary>
				
												
									<published>2023-06-07T00:00:00+08:00</published>
				
								<rights>Copyright (c) 2019 Rusna Wati, Cut Ayu Mauidhah</rights>
			</entry>
					<entry>
								<id>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5330</id>
				<title>KOMUNIKASI LINGKUNGAN MELALUI PENERAPAN PROGRAM WASTE COLLECTING POINT DI GAMPONG ALUE DEAH TEUNGOH BANDA ACEH</title>
				<updated>2019-10-07T15:43:51+08:00</updated>

				
									<author>
						<name>Fajri Chairawati</name>
													<email>fajri.uin@yahoo.com</email>
											</author>
									<author>
						<name>Itawarni Itawarni</name>
													<email>itawarni@gmail.com</email>
											</author>
									<author>
						<name>Fairus M. Nur</name>
													<email>fairusfdk@gmail.com</email>
											</author>
								<link rel="alternate" href="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5330" />

									<summary type="html" xml:base="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5330">Permasalahan lingkungan hidup telah ada sejak adanya kehidupan di bumi, bahkan sejak terciptanya bumi. Lingkungan hidup merupakan ciptaan Tuhan yang sudah ada sejak sebelum terciptanya manusia. Hubungan lingkungan dengan manusia sangat berkaitan dan keduanya sangat saling bergantung, bisa kita bayangkan apabila manusia hidup tanpa adanya lingkungan.</summary>
				
												
									<published>2023-06-07T00:00:00+08:00</published>
				
								<rights>Copyright (c) 2019 Fajri Chairawati, Itawarni Itawarni, Fairus M. Nur</rights>
			</entry>
					<entry>
								<id>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5332</id>
				<title>Peluang Jurnalisme Dakwah di Era Digital</title>
				<updated>2019-10-07T15:43:51+08:00</updated>

				
									<author>
						<name>arif ramdan Sulaeman</name>
													<email>riframadlans@gmail.com</email>
											</author>
								<link rel="alternate" href="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5332" />

									<summary type="html" xml:base="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5332">Informasi teknologi yang berkembang dengan sangat pesat telah berdampak kepada berubahnya pola kerja jurnalistik saat ini, termasuk kegiatan dakwah di mana sebagian besar praktiknya bersinggungang langsung dengan jurnalistik sebagai sebuah ilmu dan keterampilan menyampaikan pesan. Dakwah yang dikemas konvensiona tidak dapat dibiarkan berlama-lama sementara peluang masuk wilayah teknologi digital sudah sangat terbuka, di mana pangsa pasar internet di Indonesia mencapai 171,17 juta jiwa pengakses. Dapat diibaratkan itu sebagai ceruk atau mad’u atau objek dakwah yang dapat digarap para dai. Jurnalistik sebagai kegiatan mencari atau memproduksi pesan sejatinya tidak berhenti sebagai kajian ilmu terapan di tangan para cendekia muslim saat ini. Proses keterampilan jurnalisme yang mengusung hakikat kebenaran dapat dimodifikasi menjadi sebuah kegiatan atau proses penyajian kebenaran yang bersumber dari Al-Quran dan hadits Nabi, itulah makna dari Jurnalisme Dakwah. Jurnalisme Dakwah dapat menjadi model dalam pengembangan dakwah masa depan saat manusia tidak bisa lepas dari internet, tentunya dengan memperhatikan beberapa hal penting dalam studi jurnalisme secara umum sebagai panduan dasar dan pengembangan ilmu dakwah yang juga menempatkan kegiatan &lt;em&gt;tabligh&lt;/em&gt; (penyiaran) sebagai bagian disiplin dakwah terapan di era digital.</summary>
				
												
									<published>2023-06-07T00:00:00+08:00</published>
				
								<rights>Copyright (c) 2019 arif ramdan Sulaeman</rights>
			</entry>
					<entry>
								<id>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5329</id>
				<title>POLA KOMUNIKASI DAKWAH DA’I DAN DA’IYAH KOTA BANDA ACEH</title>
				<updated>2019-10-07T15:43:51+08:00</updated>

				
									<author>
						<name>syukri syamaun</name>
													<email>syukri_syamaun@yahoo.com</email>
											</author>
									<author>
						<name>Eka Yuliastika</name>
													<email>ekayuliastika@gmail.com</email>
											</author>
								<link rel="alternate" href="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5329" />

									<summary type="html" xml:base="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5329">&lt;p&gt;&lt;em&gt;Penelitian ini mengkaji tentang pola komunikasi yang digunakan da’i dan da’iyah Kota Banda Aceh dalam menyampaikan dakwah. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan oleh da’i dan da’iyah dalam menyampaikan dakwah dalam menyampaikan dakwah di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara terhadap para da’i dan da’iyah Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para da’i dan da’iyah Kota Banda Aceh menggunakan pola komunikasi bervariatif dalam melakukan dakwahnya, seperti komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok, komunikasi publik, dan komunikasi massa.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;</summary>
				
												
									<published>2023-06-07T00:00:00+08:00</published>
				
								<rights>Copyright (c) 2019 syukri syamaun, Eka Yuliastika</rights>
			</entry>
					<entry>
								<id>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5333</id>
				<title>Pesan-Pesan Nonverbal pada Konteks Komunikasi Ruang (Analisis Makna Nonverbal Secara Spiritual dan Arsitektural pada Rumoh Aceh)</title>
				<updated>2019-10-07T15:43:51+08:00</updated>

				
									<author>
						<name>hanifah hanifah</name>
													<email>hanifahseptember@gmail.com</email>
											</author>
								<link rel="alternate" href="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5333" />

									<summary type="html" xml:base="https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/stimulus/article/view/5333">&lt;p&gt;Berbicara komunikasi nonverbal tidak terbatas hanya pada komunikasi dengan manusia. Komunikasi nonverbal juga dapat dimaknai pada sebuah pembangunan rumah. Setiap rumah yang dibangun oleh seseorang memiliki makna bagi pemiliknya. Rumah juga dapat menunjukkan status ekonomi seseorang. Bentukan rumah yang memiliki makna seperti rumah tradisional Aceh yang disebut dengan rumoh Aceh. Memiliki bentukan tinggi, terdiri dari tiang-tiang bulat sebagai penyangga, atap rumbia, adanya kolong dan menghadap ke arah Timur-Barat. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan arkeologis dan ditulis dengan gaya penulisan deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan-pesan nonverbal yang terdapat pada rumoh Aceh beragam. Mulai dari pemilihan material, orientasi rumah, bentukan rumah yang tinggi, pemilihan warna, jumlah &lt;em&gt;ruweung&lt;/em&gt; (ruang) hingga pembangunan rumoh Aceh itu sendiri. Semuanya memiliki pemaknaan secara spiritual dan arsitektural. Pembangunan rumoh Aceh juga dilandaskan pada al-Qur’an dan Hadist yang memiliki konsep kebersihan sehingga rumah seutuhnya dijadikan sebagai tempat ibadah dan tempat menjalankan siklus kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kata kunci : &lt;em&gt;Komunikasi nonverbal, rumoh Aceh, spiritual dan arsitektural&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;</summary>
				
												
									<published>2023-06-07T00:00:00+08:00</published>
				
								<rights>Copyright (c) 2019 hanifah hanifah</rights>
			</entry>
			</feed>